PENILAIAN KINERJA KEPALA SEKOLAH TAHUN 2021 (PKKS)

SMAN 1 Gombng, 07 Januari 2021 sedang melakukan kegiatan PKKS (Penilaian Kinerja Kepala Sekolah) tahun 2021.

Kurang lebih pukul 08.11 Bapak dan ibu Asessor telah hadir di SMAN 1 Gombong dan disambut oleh Bapak Komite Sekolah, Bapak Kepala Sekolah, Bapak dan Ibu Waka, Para Panitia, dan Bapak Ibu Guru serta Karyawan.

Kegiatan awal diawali dari ruang kepala sekolah kemudian menuju ruang Multimedia. Bapak Kepala Sekolah memaparkan secara singkat perihal gambaran atau kondisi SMAN 1 Gombong saat ini. Beberapa hal yang dipaparkan diantaranya yaitu : Kejuaraan Sekolah, Sarpras, Kesiswaan, Master Plan SMAN 1 Gombong, dan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh dengan Aplikasi Moodle sebagai Plat form yang telah disepakati bersama. Pemaparan perihal Moodle ini di bantu pemaparannya oleh Bapak Drs. Agus Purwanto selaku Koordinator TIM IT SMAN 1 Gombong.

Selesai Bapak Kepala Sekolah pemaparan secara singkat maka dilanjut dengan sambutan ibu Kepala Cabang Dinas (Ibu Dwi Yuliati Mulyaningsih, S.Pd.,M.M) yang telah menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada sekolah. Beliau juga menyampaikan terkait dengan PPPK untuk GTT (Guru Tidak Tetap) yang berasal dari negeri atau swasta yang sudah terdata di Dapodik atau lulusan baru yang sudah memiliki Sertifikat Pendidik.
Adapun materi untuk PPPK dalam bentuk buku panduan dan yang berhak atau berwenang perihal penyampaian informasi terkait hal tersebut adalah BKD.
Seleksi PPPK bisa 3 kali, hal ini yang membuat sekolah negeri tidak diperkenankan untuk merekrut GTT

Ibu Kepala Cabang Dinas, terkait dengan pemaparan Bapak Kepala Sekolah, menghendaki untuk sekolah membuat sebuah Buku Pedoman pengalaman baik “Best Practise” perihal pengelolaan PJJ dalam masa pandemi dengan menggunakan Aplikasi Moodle. Selain itu juga beliau memberikan sebuah kalimat yaitu “Saat ini orang pandai itu banyak tetapi saat ini banyak orang pandai attitudenya kurang baik”. Begitu juga etika cara berkomunikasi yang santun.
Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa ” Kita lebih baik jadi kepala semut dari pada jadi ekor gajah” maka walaupun kita jadi kepala semut maka yang namanya kepala pasti didepan.

Kemudian acara dilanjut pemeriksaan berkas dan lain-lain yang dipandu oleh Bapak Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX (Bapak Drs. Sri Yohanes Sutarto, M.Pd).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *